Selasa, 03 Januari 2012

e-Banking di Indonesia

Perkembangan e-banking (elektronik banking) di Indonesia dimulai pada sekitar tahun 2000 berbarengan dengan teknologi mobile banking. Walaupun e-banking sudah lama di terapkan di bank-bank nasional tetapi e-banking sendiri baru popular pada beberapa tahun terakhir. E-banking sendiri bertujuan untuk memudahkan para nasabah bank yang menyediakan layanan ini dengan hanya berperantara koneksi internet. Dalam e-banking seorang nasabah dapat melakukan berbagai transaksi perbankan misalnya cek saldo, transfer dana, serta membayar tagihan-tagihan bulanan seperti listrik, PAM, telepon, cicilan kendaraan, dll.
Dalam pembahasan e-banking tak akan lepas dari pembahasan internet banking. Internet banking adalah layanan perbankan melalui perangkat komputer/PC/laptop/tablet/smartphone via web yang dapat diakses oleh nasabah kapanpun dan dimana pun selama mempunyai koneksi dengan internet. Internet banking telah ada di dunia sejak tahun 1994. Stanford Federal Credit Union adalah lembaga keuangan pertama didunia yang menggunakan internet banking melalui situs resminya pada tahun 1994.
Isu utama yang marak beredar dari e-banking adalah tentang keamanan para nasabah. Seperti yang telah kita ketahui bahwa segala aktifitas di internet rawan akan kejahatan (Cyber crime) oleh tangan-tangan tidak bertanggung jawab. Beberapa modus kejahatan yang biasa terjadi dalam internet banking, antara lain Typo-site / Website forging adalah modus kejahatan yang dimana sang pelaku membuat tampilan dan alamat domain website persis dengan website bank yang asli agar para nasabah terkecoh dan sang pelaku dapat dengan mudah memperoleh username dan password. Selanjutnya ada Key-logger, key-logger adalah sebuah virus atau Trojan yang tersembunyi (hidden) dan bertugas merekam setiap input ketikan tombol user keyboard untuk mendapatkan username dan password nasabah.
           Untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan para pihak bank dituntut untuk menggunakan standar keamanan yang sangat ketat untuk menjamin keselamatan account para nasabah. Salah satu teknik pengamananyang sering digunakan dalam e-banking adalah melalui SSL (Secure Socket Layer) maupun HTTPS (Secure HTTP).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar